Belakangan ini,banyak pemberitaan tentang fatwa haram rokok baik di media cetak maupun media elektronik.fatwa itu datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Apa alasan Bapak Ibu dari MUI sehingga mengharamkan rokok,..dan kenapa baru diharamkan sekarang..?????
apakah Bapak Ibu tidak mengetahui,tidak melihat keluar bagaimana masyarakat kita nantinya kalau sampe fatwa ini diturunkan..???
Bagaimana nasib saudara-saudara kita para petani tembakau di jember,kediri,dan kota-kota lain…mau jadi apa mereka kalau sampe fatwa haram rokok diturunkan..???
Bagaimana nasib para pekerja pabrik-pabrik rokok…??? disuruh jadi pengangguran…?????
bagaimana nasib anak-anak mereka,bagaimana pendidikan anak-anak mereka..apakah Bapak Ibu semua mau menanggung semua biaya mereka..??

disini saya melihat ada hal – hal yang bertolak belakang dengan fatwa ini :
1. Kesehatan
sapa sih yang tidak mau sehat..??? semua orang pasti ingin sehat agar bisa menjalani hidup ini.orang yang tidak merokok pun bisa terkena penyakit apabila sering menghirup asap rokok..
2. Masa depan
dalam hal ini uang dan pendidikan.bagaimana masyarakat kita bisa merajut masa depan yang baik,terlepas dari kemiskinan kalau usaha mereka ditutup..pendidikan anak-anak mereka ke depan..???
semua orang tua pasti mau anaknya maju atau setidaknya kehidupan anaknya lebih baik dari orang tuanya sekarang..

sekali lagi saya mohon kepada Bapak Ibu sekalian untuk berpikir ulang mengenai hal yang satu ini…
terimah kasih…