Tahun lalu, Gates yang mengundurkan diri dari Microsoft menjadi salah satu berita terbesar dunia teknologi. Saat itu, kita semua tahu bahwa Gates tidak akan meninggalkan Microsoft sepenuhnya di tengah tantangan Microsoft di mana harga saham dan pangsa pasar salah satu produk utamanya, Windows terus tergerus oleh Mac dan Linux namun Gates juga mengatakan bahwa ia akan lebih mengutamakan kegiatan amalnya. Dan bagi mereka yang berpikir bahwa pekerjaan amal Gates ini mungkin hanya sekedar hobi saja terbukti salah hari ini.

Gates merilis sesuatu yang digambarkannya sebagai surat tahunan pertama mengenai fokus Bill & Melinda Gates Foundation.

“Banyak teman saya khawatir bahwa pekerjaan di foundation tidak akan semenarik dan sepadan dibandingkan pekerjaan di Microsoft. Saya mencintai pekerjaan saya di Microsoft, dan itu telah menjadi fokus utama saya selama 30 tahun terakhir.” Ia mendeskripsikan pekerjaannya di Microsoft memiliki “tiga hal magis” yaitu “kesempatan untuk membuat terobosan besar”, merasa bahwa ia memiliki “kemampuan untuk membangun sebuah perusahaan istimewa yang menjadi bagian besar dari sebuah industri baru” dan pekerjaan yang membuatnya “dapat bertukar pikiran dengan orang-orang hebat yang mengetahui apa yang tidak ia ketahui.”

Gates mengatakan yayasannya juga memiliki “tiga elemen magis” yaitu “kesempatan untuk menciptakan terbosan besar”, ia percaya bahwa “pengalamannya dalam membangun tim yang terdiri dari sekumpulan orang pintar dengan kemampuan yang berbeda dapat mengatasi masalah jangka panjang yang dapat menjadi sebuah kontribusi nyata” dan “kepintaran dan dedikasi dari orang-orang yang terkait dengan isu ini sama impresifnya dengan apa yang sebelumnya ia lihat.”

Dalam suratnya, Gates menggaris-bawahi usahanya dalam upaya meningkatkan kesehatan global, pengembangan global dan sebuah program yang didedikasikan untuk pendidikan A.S. Dalam hal kesehatan, ia menggambarkan sebuah program yang merupakan 50% total pengeluaran Bill & Melinda Gates Foundation dalam usahanya memberantas 20 jenis penyakit seperti “diare, radang paru-paru, dan malaria –yang sebagian besar membunuh anak-abak dan AIDS serta TB yang banyak membunuh orang dewasa.”

“Dengan banyaknya vaksin baru, kami seharusnya dapat menambahkan satu tahun kepada usia seseorang dengan biaya kurang dari $100. Jika kami mengeluarkan $500.000, maka kami akan menyelamatkan 5.000 tahun umur manusia. Ini adalah timbal balik yang saya minta untuk dipertimbangkan para karyawan saat memutuskan untuk berperan-serta dan memberikan bantuan,” Gates menulis.

Ada juga program pengembangan global yang membantu pengembangan dan kelaparan di pedesaan. “Sekitar 2,5 milyar penduduk hidup dengan biaya kurang dari $2 sehari. Lebih dari 900 juta penduduk mengalami kelaparan kronis, dan sebagaian besar dari mereka tinggal di daerah pinggiran negara berkembang,” menurut Gates. “Inilah alasan mengapa Bill & Melinda Gates Foundation menambahkan program pengembangan global untuk melengkapi proyek pengembangan kesehatan yang dimulai dua tahun lalu. Kami bekerja di area seperti layanan keuangan, termasuk tabungan dan asuransi. Investasi terbesar kami adalah dalam pengembangan pertanian, area lain di mana inovasi mendatangkan perbedaan besar untuk jutaan orang namun tidak menjamah yang paling miskin, terutama di Afrika dan Asia Selatan.”

Gates berharap bahwa “benih baru dan produk lain seperti pupuk dapat membantu petani meningkatkan hasil pertania secara signifikan, bukannya hanya menumbuhkan cukup makanan untuk bertahan hidup. Inovasi ini sama pentingnya dengan mengembangkan dan mengantarkan vaksin.”

Membaca semua aktivitas yang dilakukan oleh yayasan amal terbesar di dunia dapat sangat membuka mata mengenai apa yang dapat dilakukan oleh seseorang dengan sumber daya dan dedikasi yang cukup. Setiap orang hanya dapat berharap bahwa usahanya dapat terbayar dan hasil perjalanan gates dapat secara signifikan terlihat sama seperti yang telah dicapainya bersama Microsoft.