Sebenarnya Western Digital My Passport for Mac ini sebenarnya sama sekali tak berbeda dengan versi yang dilepas untuk Windows. Satu-satunya beda hanyalah pada dukungan file system-nya saja. Versi Mac ini telah diformat menggunakan file system HFS+ Journaled yang digunakan oleh sistem operasi Mac OS.
western_digital_my_passport-20090128-005-rita

Untungnya, Western Digital tak membedakan harga jual dari produk versi Mac ini dengan yang dirilis untuk Windows. Bisa jadi sang produsen menganggap itu tak ada gunanya karena pengguna komputer dengan cukup pengetahuan pasti akan mampu melakukan proses ini sendiri tanpa kesulitan apa pun. Hal yang sama tak bisa dikatakan pada produsen hard drive lain yang mengenakan biaya tambahan untuk jasa ini.

Seperti juga pada versi Windows-nya, My Passport untuk Mac ini juga menggunakan rancang bangun yang sama. Sang media simpan dikemas dalam casing yang berbentuk seperti sampul buku. Mungkin ada satu yang membedakan adalah dipasangnya ‘kaki-kaki’ yang terbuat dari karet pada bagian belakang dari media simpan portabel ini sehingga gesekan pada landasan dapat diminimalkan.
western_digital_my_passport-20090128-003-rita

Bila pada produk My Passport Studio II dan My Passport Elite, Western Digital menyertakan indikator kapasitas, maka pada versi ini, fasilitas itu tak ada. Konektivitas yang disediakan pun hanya USB saja. Namun agaknya konektivitas USB 2.0 ini sudah lebih dari cukup untuk semua kepentingan pengalihan data.

Western Digital My Passport versi Mac ini menggunakan hard disk Scorpio Blue berkapasitas 500GB sama seperti yang digunakan pada produk My Passport Studio II. Dengan kata lain, performa transfer data pada kedua produk ini bisa dikatakan sama. Kecepatan baca hard disk portabel ini mencapai 2,76MBps (megabytes per detik) sementara kecepatan tulisnya sedikit turun hingga 24,33MBps.

western_digital_my_passport-20090128-002-rita

Sebagai bonus, Western Digital My Passport versi Mac ini kompatibel dengan sistem backup Mac OS X yang dikenal dengan nama Time Machine. Sayangnya, tak ada fasilitas tambahan seperti enkripsi pada produk ini. Dan untuk sebuah produk yang dilepas oleh nama sebesar Western Digital, yang satu ini termasuk ‘ekonomis’ karena kalau dihitung-hitung, per gigabyte-nya Anda hanya membayar sekitar Rp 4.000 saja.

Tak heran jika situs Good Gear Guide memberikan 4 bintang pada produk yang dijual dengan harga US$190 atau setara dengan Rp 2 jutaan ini. Situs ini hanya mengeluhkan tidak adanya software enkripsi yang belakangan jadi penting sejak banyaknya pencurian data.