2009020457282001Minggu kemarin kita pasti mendengar beredarnya isu sebuah laptop/notebook dengan harga USD 10. Tentunya semua media teknologi informasi pada mengabarkan tentang hal tersebut. Dan ini adalah update terbaru mengenai laptop seharga 10 Dollar tersebut.

Kabarnya laptop seharga 10 Dollar itu tidak seperti laptop yang kita bayangkan selama ini. Namanya adalah Sakshat. Perangkat ini bisa menyimpan informasi dan mengakses internet dengan berbagai tujuan, akan tetapi perangkat ii tidak memiliki keyboard, layar, malahan memerlukan perangkat selayaknya komputer PC biasa.

Perangkat Sakshat ini terdiri dari media penyimpanan 2GB, dapat mengakses internet melalui kontroler LAN dan WiFi. Produk ini juga dapat mengakses website khusus dengan materi khusus edukasi. Sakshat ini memiliki dimensi ukuran panjang 10 Inchi dan lebar 5 inchi. Saat ini ongkos produksi untuk membuat perangkat ini sebesar USD 20 sampai USD 30 atau sekitar Rp. 230.000 – Rp.345.000. Di Indonesia, harga tersebut setara dengan Flash Disk 2GB termahal dan bermerk tentunya. Akan tetapi pembuat Sakshat ini meng-klaim bahwa pada waktu diproduksi masal  harganya akan turun menjadi USD 10 atau sekitar Rp. 115.000,-.

Sebetulnya lebih tepat dibilang Flash Disk yang memiliki kontroler jaringan daripada disebut sebagai laptop. Menurut laporan terakhir, Belum ada jawaban kenapa produk kecil ini disetarakan dengan sebuah laptop.